Friday, October 31, 2008

Tips untuk mengatur keuangan anda

1. Tentukan tujuan keuangan anda
Anda harus menentukan mana yang harus didahulukan, rinci secara jelas mana yang lebih penting untuk anda dan keluarga.
Secara umum tujuan keuangan dibagi 3 :
- Tujuan jangka pendek, contohnya membeli mobil baru, liburan di akhir tahun, pindah ke rumah yang lebih besar
- Tujuan jangka menengah, contohnya mempunyai anak, membuka bisnis yang baru lagi
- Tujuan jangka panjang, contohnya pensiun, kuliah anak

Tentukan dengan jelas, mana yang harus diutamakan.


2. Aset pribadi
Anda harus mengetahui berapa aset bersih yang telah dimiliki. Gambaran sederhananya, aset bersih adalah apa yang anda miliki saat ini dikurangi hutang dan cicilan. Jika usia anda sudah mendekati masa pensiun, warisan termasuk dalam aset pribadi. Warisan turut dijadikan pertimbangan pada saat seorang individu mempunyai urusan dengan hukum, piutang saat meninggal.
Untuk mengetahui gambaran berapa besar aset bersih yang anda miliki saat ini, bisa menggunakan file balance sheet sederhana (lihat attachment excel) .



3. Tentukan anggarannya
Hitung secara rinci anggaran yang diperlukan dan tetapkan tujuan anda pada angka yang sudah dihitung sejak awal. Anda harus berusaha mengatur pengeluaran dengan cermat, pengeluaran jangan sampai melebihi penghasilan, teliti kembali pos pengeluaran yang bisa dihemat lagi, hindari mencari pinjaman untuk menutupi pinjaman, gaya hidup anda, kecuali anda benar-benar dalam keadaan darurat dan yakin penghasilan akan meningkat.


4.Hutang
Hutang tidak disarankan, tetapi jika terpaksa, pinjamlah sebanyak hanya yang anda butuhkan, yang perlu diingat sebelum anda meminjam uang dari bank, pinjamlah hanya sejumlah yang anda butuhkan karena bisa saja bunga pinjaman bisa bertambah, jauh melebihi hutang yang dipinjam. Buat rencana untuk melunasi hutang secepat mungkin, contohnya, selesaikan dahulu hutang yang bunganya tinggi seperti kartu kredit, kredit tanpa agunan (KTA) dll


5. Sediakan dana cadangan
Untuk kondisi darurat, sediakan dana cadangan sebesar 2-3 kali penghasilan bulanan, hal ini diperlukan untuk berjaga-jaga jika seandainya anda di PHK atau pun karena hal lain. Dana cadangan ini tidak boleh diutak-atik jika keadaannya tidak benar-benar darurat.


6. Menabung
Setelah anda melunasi hutang-hutang yang bunganya tinggi, mulailah menabung secara periodik misalnya bulanan, mingguan untuk tujuan jangka pendek mau pun menengah anda, contohnya liburan ke luar negeri, merenovasi rumah

7. Lindungi aset anda
Lindungi diri dan aset anda. Pastikan anda dan keluarga mempunyai jumlah perlindungan yang mencukupi dari asuransi untuk penyakit kritis, rawat jalan/inap, kecelakaan dan kematian

Beberapa hal yang bisa dijadikan tips dalam mengambil asuransi :
-Apakah anda merupakan sumber penghasilan utama
-Tentukan tujuan keuangan anda
-Pertimbangkan untuk menggunakan jasa pengacara apabila terjadi kondisi diluar rencana awal


8. Rencanakan pensiun
Buat rencana keuangan untuk masa pensiun anda. Apakah anda sudah diikutkan dalam program dana pensiun, DPLK oleh perusahaan, apakah anda mendapatkan subsidi dari perusahaan atau dipotong dari penghasilan rutin anda? Terlepas dari kondisi apakah anda masih mempunyai hutang, pertimbangkan secara bijak untuk mengambilnya.


9. Investasi
Investasi tidak hanya diperuntukkan bagi orang yang sudah mapan secara finansial. Berinvestasi sejak dini membuka peluang berkembangnya aset anda dalam jangka panjang asal dikelola dengan benar. Tanyakan kepada konsultan pajak cara-cara untuk mengurangi pajak yang harus dibayar dari hasil investasi.


10. Duplikasikan pengetahuan anda
Semakin sering anda mempraktekkan pengetahuan keuangan anda kepada orang lain, semakin mudah anda menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

1 comment:

Forum Investor said...

saya setuju dengan poin 9, investasi tidak hanya untuk orang yang sudah mapan secara financial, justru karena belum mapanlah kita harus investasi.